Makna di Balik Relief Kaca Inlay Gedung Lawang Sewu Semarang

Relief Kaca Inlay – Ada empat buah mozaik kaca inlay besar yang menjadi daya tarik utama gedung Lawang Sewu Semarang. Menurut sejarahnya, mozaik kaca inlay di gedung ini dibuat oleh seniman kaca inlay asal Belanda bernama J.L. Schouten dari studio seni kaca inlay T. Prinsenhof di Delf. Ornamen mozaik kaca inlay di gedung ini memiliki motif-motif gambar yang menjelma sebagai jalinan relief.

Setiap gambar dari empat ornamen relief kaca inlay di gedung Lawang Sewu memiliki cerita dan makna tersendiri. Dan berikut adalah cerita dan makna di balik ornamen kaca inlay itu:

Mozaik kaca inlay pertama melambangkan kemakmuran dan keindahan alam Jawa beserta isinya, yang bermakna semua adalah milik kekukasaan Hindia Belanda.

Mozaik kaca inlay yang kedua bercerita tentang Kota Semarang dan Batavia pada masa pemerintahan Hindia Belanda pada waktu itu.

Mozaik kaca inlay yang ketiga menggambarkan Kota Semarang dan Batavia sebagai pusat perdagaangan laut atau maritim. Seolah-olah pemerintahan Hindia Belanda ingin menceritakan kebesaran armada maritimnya.

Mozaik kaca inlay yang keempat adalah gambar dua orang perempuan yang menggambarkan sosok Dewi Fortuna dan Dewi Venus. Sosok Dewi Fortuna atau dewi keberuntungan yang tergambar pada relief kaca inlay menyiratkan makna bahwa pemerintahan Hindia Belanda selalu diberkahi dengan keberuntungan. Kemudian sosok Dewi Venus atau dewi kecantikan dan cinta kasih yang terbentuk dalam kaca inlay menyiratkan bahwa pemerintahan Hindia Belanda mengharapkan selalu datangnya kejayaan.

Itulah beberapa cerita dan makna di balik relief kaca inlay gedung Lawang Sewu Semarang, yang senantiasa memberikan daya tarik bagi para turis dan pengunjung.

Makna di Balik Relief Kaca Inlay Gedung Lawang Sewu Semarang
Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *